kamu ada di manaa
di dunia yang mungkin tidak banyak yang memilih kamu
aku akan memilihmu
lagi dan lagi
teduhnya pandangmu
yang bersiap tidur di atas rak sepatu
dan sepanjang hari
tak sabarnya kesana kemari
melingkar-lingkar di kaki
setiap hari dimulai
ada saja bawaanmu
burung
ikan goreng
ayam ungkep
ayam lagi
entah pula dari mana
yang diikuti suaramu menyeru bayi-bayi
“hari ini ada rezeki”
terjemahku sepihak
si gembul yang ada titik putih di daun telinganya
mokacino, terakhir tampak ada luka di kepala dan tangannya, paling aktif, berani, dan sepertinya ketua geng
dan si cantik “calico yang selalu dipanggil niki”
mami unyil yang bajunya berukuran xl
aku menunggumu di atas rak sepatu
malam nanti
dan di dalam doa